Jika ingin di cintai usahakan terlebih dahulu untuk mencintai.
Jika ingin di sayang usahkan terlebih dahulu untuk menyayangi.
Jika ingin di hormati usahakan terlebih dahulu untuk menghormati orang lain.
Jika ingin menerima usahakan terlebih dahulu untuk memberi.
Ke empat kalimat di atas tidak salah, bahwa apapun yang anda berikan cepat atau lambat anda akan mendapatkan balasan yang setimpal.
Tapi memang ada kalanya anda memberikan kebaikan, ketulusan, kesetiaan, cinta dan kasih sayang yang sempurna, malah sebaliknya yang anda terima.
Hal ini sering terjadi di dunia romansa, dunia pria dan wanita, ketika sang pria sudah memberikan segalanya yang terbaik malah sang wanita membalas dengan jauh berbeda.
Sang pria sakit hati, patah hati bahkan kecewa walaupun belum ada ikatan seperti pacaran. Mereka tidak menerima hal yang seharusnya mereka terima dari apa yang mereka perbuat atau apa yang telah mereka berikan selama ini.
Setelah hal ini terjadi, siapa yang pantas disalahkan, apakah sang wanita yang di anggap tidak punya perasaan, atau memang itulah yang pantas di dapatkan seorang pria sebagai balasan dari perbuatannya.
YA, Sebenarnya sang wanita tidak bermaksud untuk menyakiti, tapi hanya memberikan apa yang pantas di dapatkan pria dari apa yang mereka berikan.
Jika anda di tolak atau merasa di sakiti dengan pernyataan seperti “gue sayang kamu, gue cinta kamu, tapi perasaan ini tidak lebih dari perasaan seorang sahabat, atau perasaan seorang adik pada kakaknya”
Ironis memang, ketika seorang pria sudah berkorban habis-habiskan, memberikan kasih sayang dan cinta yang tulus tapi yang didapatkan malah sebaliknya.
Pertanyaannya..
Apakah pantas pria ini mendapatkan semua itu?
YA
Mengapa?
Saya jelaskan, simak baik-baik…!!!
Wanita akan menganggap anda Adik jika anda bersikap sebagai Adiknya.
Jika anda berikap seperti seorang Kakak maka diapun akan menganggap anda Kakaknya.
Bahkan banyak dari teman saya yang saya lihat belakangan ini yang bersikap bukan saja menjadi seorang kakak atau adiknya tapi malah sebagai Ibu atau Ayahnya.
Seperti yang sudah pernah saya jelaskan di artikel sebelumnya bahwa, wanita lebih merespon melalui perasaan, sikap atau komunikasi tidak langsung atau non verbal.
Anda sudah merasa menunjukkan sikap seperti pria tangguh, jantan dan baik hati, yang menolong sang wanita ketika dia dalam kesulitan, tapi malah respon otomatis wanita menerima itu semua sebagai sikap seorang Kakak pada adiknya atau Sikap seorang Ibu pada Anaknya.
Jadi, pantas saja anda di anggap Kakaknya atau Ibunya jika anda menunjukkan sikap seperti halnya Kakaknya atau Ibunya.
Kasih sayang, cinta, ketulusan, kesetiaan dan kebaikan yang ditunjukkan atau yang diberikan seorang kakak atau ibu bebeda rasanya dengan yang diberikan serorang calon pacar atau pacar.
Perbedaanya adalah pada hasil yang dirasakan sang wanita, jika dia merasakan HAMBAR bersentuhan dengan anda, besar kemungkinan sang wanita akan menganggap anda Kakaknya.
Kehambaran ini terjadi ketika sentuhan Fisik atau di saat ciuman.
Bagaimana perasaan anda ketika bersentuhan fisik dengan Adik, Kakak, Ibu, Ayah kandung anda sendiri, apakah ada perasaan seperti yang anda rasakan seperti apa yang anda rasakan dengan calon pacar anda atau wanita yang tidak sedarah dengan anda.
Kehambaran yang kita rasakan disaat bersentuhan dengan anggota keluarga kita yang sedarah disebabkan oleh hormon yang sama.
Bagaimana dengan wanita yang kita cintai, mengapa dia merasa hambar atau menggap kita seperti adik atau kakaknya, sedangkan hormon kita tidak sama.
Hal ini bukan karna hormon lagi, tapi SIKAP
Ya, sikap anda yang harus anda perbaiki ketika menghadapi seorang wanita yang ingin anda pacari.
Memberikan cinta dan kasih sayang kepada Adik, Kakak, Ibu dan Ayah tentu saja berbeda dengan yang diberikan kepada calon pacar.
Perpedaanya adalah pada SIKAP.
Jika anda ingin wanita yang sekarang anda PDKT atau sudah dekat, usahakan untuk menunjukkan sikap seperti seorang pacar, bukan seperti seorang kakak.
Jika anda menunjukkan SIKAP seperti pacarnya, maka secara alami atau natural sang wanita pun akan menganggap anda seorang pacar.
Sekali lagi, wanita sangat kuat merespon melalui emosi, perasaan, sikap atau non verbal.
Di mana letak perbedaan sikap yang ditunjukkan kepada seorang adik dan pacar?
Saya berikan 2 contoh :
PERTAMA
Ketika seorang wanita sedang bersedih atau emosional atau dalam masalah, dia akan menangis dan ingin mencurahkan semua yang ada dalam otaknya kepada siapapun yang mau mendengar.
Ketika dia menceritakan masalahnya atau curhat pada seorang pria, pria tersebut bukannya memberikan rasa nyaman dan dukungan, pria itu bahkan mengajukan pertanyaan investigasi atau memintanya untuk tidak terlalu bersedih dan mencarikan solusi dari masalah yang dihadapi sang wanita.
Sedangkan sang wanita tidak menginginkan solusi dari seorang calon pacar, dia ingin DIMANJA, DISAYANG DAN DISIMAK.
Saya ulangi..
Dia ingin DIMANJA, DISAYANG, DISIMAK. Bukan menyelesaikan masalahnya.
Tugas dan kewajiban untuk menyelesaikan MASALANYA adalah keluarga terdekatnya seperti KAKAKNYA atau IBUNYA.
Sekarang pilih, ingin menjadi PACARNYA atau IBUNYA.
KEDUA
Sentuhan kepada keluarga terdekat seperti Adik, Kakak, Ibu dan Ayah tentu berbeda dengan sentuhan kepada seorang Calon Pacar.
Bahkan Durasi disaat BERPELUKAN ada batasnya, jika anda melewati durasi tersebut, secara alami sang wanita akan menganggap anda adiknya.
Aneh mememang, ingin tahu lebih jelasnya tentang pelukan yang membuat wanita tertarik dan mengejar anda karna kangen akan pelukan anda, silahkan baca lagi artikel sebelumnya.
Sekali lagi saya tekankan.
Tunjukkanlah sikap seperti yang anda inginkan pada wanita yang sekarang ada disamping anda atau wanita yang sedang anda PDKT.
Jika anda ingin dia menjadi PACAR ANDA, tunjukkan dari SIKAP anda kalo anda adalah PACARNYA bukan Kakak atau Ayahnya.
Jelas…?
Jelas donk…

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
not spam